• 20 May 2022

๐—•๐˜‚๐—ฝ๐—ฎ๐˜๐—ถ ๐—›๐—ฒ๐—ฟ๐˜† ๐—ก๐—ฎ๐—ฏ๐—ถ๐˜: ๐—ง๐—ฎ๐—ฎ๐˜๐—ถ ๐—ฃ๐—ฟ๐—ผ๐—ธ๐—ฒ๐˜€ ๐—–๐—ข๐—ฉ๐—œ๐——-๐Ÿญ๐Ÿต ๐˜‚๐—ป๐˜๐˜‚๐—ธ ๐—ž๐—ฒ๐—ฏ๐—ฎ๐—ถ๐—ธ๐—ฎ๐—ป ๐—•๐—ฒ๐—ฟ๐˜€๐—ฎ๐—บ๐—ฎ

 ๐—•๐˜‚๐—ฝ๐—ฎ๐˜๐—ถ ๐—›๐—ฒ๐—ฟ๐˜† ๐—ก๐—ฎ๐—ฏ๐—ถ๐˜: ๐—ง๐—ฎ๐—ฎ๐˜๐—ถ ๐—ฃ๐—ฟ๐—ผ๐—ธ๐—ฒ๐˜€ ๐—–๐—ข๐—ฉ๐—œ๐——-๐Ÿญ๐Ÿต ๐˜‚๐—ป๐˜๐˜‚๐—ธ ๐—ž๐—ฒ๐—ฏ๐—ฎ๐—ถ๐—ธ๐—ฎ๐—ป ๐—•๐—ฒ๐—ฟ๐˜€๐—ฎ๐—บ๐—ฎ

Bupati Manggarai, Herybertus G. L. Nabit, S.E., M.A. meninjau langsung penanganan pasien COVID-19 yang menjalankan isoman (isolasi mandiri) di 3 desa di wilayah Kecamatan Wae Ri’i pada Rabu (14/7). Ketiga desa yang dikunjungi antara lain Desa Longko, Desa Golo Cador, dan Desa Ndehes.

Warga setempat mendengarkan himbauan dari rumah mereka masing-masing. Melalui pengeras suara, Bupati Hery menyampaikan apresiasi kepada warga yang menjalankan isoman karena patuh mengikuti instruksi pemerintah untuk selalu berada di rumah serta taat menjalankan protokol kesehatan COVID-19. “Tujuannya cuma satu. Untuk kebaikan kita bersama,” tuturnya.

Dengan taat untuk selalu berada di rumah selama masa isolasi mandiri, lanjutnya, warga yang terpapar secara tidak langsung turut ambil bagian mendukung upaya bersama untuk mencegah penyebarluasan virus COVID-19. Apresiasi yang sama juga disampaikan kepada Satgas COVID-19 tingkat kecamatan dan desa yang telah bekerja cepat walaupun berada dalam kondisi yang penuh dengan keterbatasan.

“Tadi saya dengar laporan dari Pa Camat, ada anggaran yang sudah disiapkan oleh desa, yang delapan persen dari dana desa, terima kasih sudah memanfaatkannya untuk bantuan bagi masyarakat yang terpapar,” ungkapnya.

Terkait dengan semakin meningkatnya jumlah kasus terkonfirmasi, Bupati Hery menegaskan, bahwa segala kegiatan yang dapat menimbulkan kerumunan akan dilarang mulai pekan depan.

“Pemerintah mengambil kebijakan di mana terhitung mulai tanggal 21 Juli hingga 1 Agustus 2021, seluruh kegiatan yang menimbulkan kerumunan akan dilarang,” ungkapnya.
“Larang semua acara termasuk aktivitas pendidikan tatap muka. Dengan varian baru ini anak-anak juga dapat terpapar,” tambahnya.

Berdasarkan laporan yang disampaikan oleh Camat Wae Ri’i, Marselinus Berahi, S.H., total kasus terkonfirmasi di wilayah Kecamatan Wae Ri’i sejak Januari hingga Juli 2021 sebanyak 116 kasus tersebar di 8 desa dengan rincian Desa Ranaka 6 kasus, selesai karantina 3, sedang karantina 3; Desa Wae Ri’i 8 kasus, selesai karantina 5, sedang karantina 3; Desa Golo Mendo 1 kasus, sedang karantina; Desa Golo Cador 24 kasus, selesai karantina 17, sedang karantina 7; Desa Longko 36 kasus, selesai karantina 22, sedang karantina 14; Desa Poco 4 kasus, selesai karantina; Desa Ndehes 11 kasus, selesai karantina 2, sedang karantina 9; dan Desa Lalong 26 kasus, selesai karantina 20, sedang karantina 6.

Dalam kunjungan ini, Bupati Manggarai didampingi Ketua DPRD Kabupaten Manggarai, Matias Masir, S.Pd.; Dandim 1612 Manggarai, Letkol Kav. Ivan Alfa; Sekretaris Daerah Kabupaten Manggarai, Drs.Jahang Fansi Aldus; Kadis PUPR, Sahadoen Silvester Zaldy, S.T., M.T.; Kepala BPBD, Drs. Liber Gabut; dan Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan, Lodovikus D. Moa, S.Kep., M.Sc. (*) – Bidang Komunikasi Publik Satgas COVID-19 Kab. Manggarai